satu abad kepanduan

09.32 Diposting oleh Di Hidayat




Free Shoutbox Technology Pioneer
Satu Abad Kepanduan

Marijke van den Berg

02-08-2007


Pada 1 Agustus tahun 1907 Mayor Jenderal Baden Powell mengadakan perkemahan bersama 21 kawula muda, di Pulau Brownsea, di lepas pantai Inggris Selatan. Ia bermaksud menguji gagasan untuk bukunya Kepanduan untuk anak-anak. Perkemahan itu menjadi yang pertama dari sekian banyak perkemahan, karena sekarang tepat 100 tahun kemudian, kepanduan telah berkembang menjadi kecenderungan yang meluas di seluruh dunia.

Di Inggris, Baden Powell adalah seorang pahlawan nasional, berkat jasanya dalam Perang Boer di Afrika Selatan di tahun 1900. Pada masa itu, ia menulis dalam sebuah notes untuk pasukan pengintainya. Berkat kepopuleran Baden Powell, sebuah percetakan melihat peluang di pasaran dan meminta Baden Powell untuk menulis kembali catatannya itu untuk publik yang lebih luas.

Terbit
Setelah hasil-hasil positif dalam perkemahan pertama, terbitlah buku dalam enam bagian di pasaran, dengan judul Kepanduan untuk anak-anak, Buku Pegangan Untuk Instruksi dalam Kewargaan Yang Baik Lewat Kerajinan Kayu. Baden Powell bukan hanya sekedar membiarkan para kawula muda menikmati alam, namun agar mereka juga harus belajar sendiri untuk menjadi warga yang baik:

Baden Powell: "Bahayanya jika orang terbiasa terhadap pengambilan keputusan yang dilakukan orang lain. Tanpa latihan membiasakan diri menggunakan penilaian dan kesadaran sendiri dalam proses itu. Kami melatih para kawula muda untuk menyeimbangan pikiran dengan berdiskusi dan pengadilan buatan, sehingga ia terbiasa mendengar kedua pihak sebuah persoalan, sebelum mengambil keputusan sendiri atas hal tertentu."

Buku Kepanduan Untuk Kawula-muda menjadi sangat sukses. Baden Powell berharap akan digunakan oleh kelompok-kelompok pemuda yang ada, namun keadaannya menjadi lain. Banyak sekali kawula-muda yang membeli sendiri buku tersebut, untuk menggunakan dengan cara mereka sendiri. Selanjutnya terbitlah juga sebuah mingguan, di mana dimuat cerita-cerita yang labih mengasyikkan dari kepanduan. Dan hal itupun bergulir.

Perempuan juga
Kapanduan menjadi perkumpulan yang bebas. Semula hanya bagi anak laki-laki, tetapi di tahun 1908 anak-anak perempuan mendaftarkan diri, dan pada tahun 1910 berdiri perkumpulan mereka sendiri, Girl Guides. Ini sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pada waktu itu gadis lebih aman dianggap tetap tinggal di rumah, namun sekarang mereka keluar dan tidur di tenda-tenda.

Dari awal pandu mengenakan seragam. Sesuatu yang ditiru Baden Powell dari tentara. Pada saat ini karena seragam itu pandu banyak dikritik; bahwa mereka terlalu militeristis. Tetapi dulu, atau mungkin juga sampai sekarang, itu adalah pilihan yang masuk akal, ujar Jan van der Steen dari Museum kepanduan di Baarn:

Jan van der Steen: "Seragam pertama-tama merupakan kemungkinan menunjukkan adanya kedudukan yang berbeda, yang sekarang makin sulit terlihat. Namun toh tetap ada, dan untuk disamakan. Semua mengenakan seragam yang sama, dan hal itu membuat orang sama. Itulah ide yang diambil Baden Powell dari kemiliteran. Kedua, itu merupakan pakaian bermain yang praktis. Jadi dengan pakian bermain itu seseorang bisa lebih leluasa, ketimbang seragam yang dikenakan kawula muda 100 tahun lalu. Dan ketiga, sudah tentu kau akan selalu terlihat. Kau juga harus membantu orang lain untuk ikut serta."

Padvinder
Pada tahun 1910 kepanduan mulai dikenal di Belanda. Ketika itu, satu kelompok 'boy scouts' dari Oxford mengunjungi Belanda. Seorang wartawan Belanda, meniru gagasan tersebut, dan mulai menerbitkan berkala "De Padvinder", yang artinya kepanduan. Berkala tersebut sekedar merupakan salinan dari edisi bahasa Inggris. Tanggapan terhadap penerbitan tersebut sangat besar. Tentunya, antara lain, karena nomor pertama dibagikan secara cuma-cuma.

Namun, sukses kepanduan bukan hanya di Belanda. Berkat penerjemahan buku 'Scouting for Boys' ke dalam berbagai bahasa, dan berbagai buku lainnya, yang tersebar ke seluruh penjuru dunia. Seratus tahun setelah berdirinya gerakan kepanduan, kini di 155 negara terdapat lebih dari 128 juta orang pandu. Tapi, apa sebenarnya yang menarik dari kepanduan? Jawaban beberapa orang pandu Belanda:

Pelbagai Pandu Belanda: "Kami senang berada di tengah alam terbuka. Kami juga melakukan kegiatan drama, sandiwara dan bernyanyi. Kami juga senang menjelajah alam. Mendirikan berbagai bangunan. Dan pada malam hari duduk bersama mengelilingi api unggun. Itu semua sangat menyenangkan. Kami bisa berkenalan dengan banyak orang. Kami selalu sibuk. Dan terutama, kegembiraan berkumpul bersama. Dalam kepanduan kami menjalin hubungan sosial. Hal-hal seperti itulah yang membuat kepanduan menyenangkan. Teman baru, terus menerus bertambah. Misalnya pada jamboree nasional. Kami, berkumpul dengan banyak orang dari seluruh penjuru negeri."

Di Inggris, peringatan 100 tahun gerakan kepanduan, dirayakan besar-besaran dengan mengadakan jamboree dunia, yang akan berlangsung hingga tanggal 8 Agustus nanti, di Chelmsford, sekitar 50 kilometer dari London. Nederland sendiri, baru akan merayakan peringatan 100 tahun gerakan kepanduan mereka, pada tahun 2010.

0 komentar: